Newest Post
Archive for 2010
Anda kenal 4shared dot com kan? Hmm, pasti tidak asing lagi lah.. Jika pengen download mp3 pasti mampir ke 4share kan? ngaku? ahihihi
Pada saat download pasti nunggu 20 detik, kalau gak gitu 366 detik dsb.. Pasti males nungguin ya? Yaiyalah, andai saja punya akun premium, hehe (berharap sekali)

Jika males nunggu, silakan copy kode berikut, kemudian paste di address bar browser
Silakan dicoba dulu, kalau berhasil pasti muncul peringatan seperti ini :)

Silakan klik link
Tambahan.. Menurut pengalaman saya, jika saya menggunakan trik ini terus menerus javascriptnya gak bereaksi, maksudnya waktu nunggu downloadnya gak bisa dicepatkan, hmm harus sabar nunggu nih..
Source
Cara'a dengan mengganti url file menjadi download, contoh:
www.4shared.com/file/123456/abcdef/musik.html
menjadi
www.4shared.com/download/123456/abcdef/musik.html
Bisa juga dengan mengganti ektensi html dengan ektensi yang akan didownload, contoh:
www.4shared.com/file/123456/abcdef/musik.html
menjadi
www.4shared.com/file/123456/abcdef/musik.mp3
Cara lain dengan menggunakan script:
* Buka notepad.
* Copy-Paste kan kode script dibawah ini:
@echo off
title VirSpector RapidShare Hacking
color 1e
echo Mulai Hacking RapidShare?
echo Lanjut bro.....
Pause
echo ipconfig /flushdns
ipconfig /flushdns
echo ipconfig /release
ipconfig /release
echo ipconfig /renew
ipconfig /renew
echo Itu aja. ngebut gan happy downloading
Pause
exit
* Save as dengan ektensi "bat", contoh: ngebut.bat
* ubah save as type menjadi all type
* simpan lalu jalankan saat Anda ingin mendownload di rapidshare & 4shared
Semoga berguna dan bermamfaat...
Source
ingin tahu bagaimana caranya..?? langsung saja simak artikel dibawah berikut :
1. tentukanlah target file yg ingin kita download dr 4shared..sebagai contoh saya ambil link berikut :
http://www.4shared.com/file/SmuXAc6H/Naruto_498_Indo_Full_Color.html
maka akan terbuka tampilan seperti ini :
2.kemudian klik unduh sekarang, dan tunggu sekitar 20 detik maka akan terbuka lah tampilan seperti dibawah ini :
3. klik kanan pada bagian Download file now lalu pilih copy link location
4.buka program download manager kesayangan anda sebagai contoh saya menggunakan Internet Download Manager klik Add URL lalu paste pada kotak address maka anda akan mendapatkan sebuah link seperti berikut :
jika anda tidak mempunyai sebuah software donload manager anda juga dapat langsung paste pada adress bar di browser yang kalian pakai
5. hapus code pada bagian tsid=20100623-134743-4586a128 dan kemudian ganti dengan code
atau selengkapnya berubah manjadi:
6.tekan OK Enter atau download tergantung program download yg kalian gunakan..
berikut adalah bukti dari perbedaaannya :
Source
Singkatnya dns server ini tujuannya untuk menerjemahkan ip ke domain ataupun sebaliknya
. Pada contoh kali ini kita akan menggunakan domain surbakti.web.id dengan ip 89.238.177.11 (ip public). Untuk penulisan ip di named.conf ipnya dibalik dan angka terakhirnya ngga diikutkan karena nanti akan dimasukkan kedalam reverse ip ke domain, ini untuk mempermudah membuat reverse beberapa ip.
Pertama install paket bindnya :
apt-get install bind9 -y
lalu tambahkan zone kita di : /etc/bind/named.conf
nano /etc/bind/named.conf
……
zone “surbakti.web.id” IN {
type master;
file “/var/lib/bind/surbakti.web.id.zone”;
allow-update { none; };
};zone “177.238.89.in-addr.arpa” IN {
type master;
file “/var/lib/bind/177.238.89.rev”;
allow-update { none; };
};…….
sekarang buat zone untuk surbakti.web.id.zone
nano /var/lib/bind/surbakti.web.id.zone
$TTL 86400
@ IN SOA surbakti.web.id. root.surbakti.web.id. (
2010061301 ; serial
1H ; refresh
1M ; retry
1W ; expiry
1D ) ; minimum
@ IN NS ns1.surbakti.web.id.
@ IN A 89.238.177.11
ns1 IN A 89.238.177.11
@ IN MX 10 mail.surbakti.web.id.
mail IN A 89.238.177.11
WWW IN A 89.238.177.11
dan satu lagi zone untuk reverse ip ke domain
nano /var/lib/bind/177.238.89.rev
$TTL 86400
@ IN SOA surbakti.web.id. root.surbakti.web.id. (
2010061302 ; serial
1H ; refresh
1M ; retry
1W ; expiry
1D) ; minimum
@ IN NS ns1.surbakti.web.id.
11 IN PTR surbakti.web.id.
tambahkan ip dan domain yang akan diresolve di /etc/resolve.conf
nano /etc/resolve.conf
search surbakti.web.id
nameserver 89.238.177.11
restat bind9
/etc/init.d/bind9 restart
lalu cek dengan dig, kalo dig belum terinstall, install dengan apt-get install bind-utils
deb:~# dig -x 89.238.177.11
; <<>> DiG 9.5.1-P3 <<>> -x 89.238.177.11
;; global options: printcmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 12586
;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 1, ADDITIONAL: 1;; QUESTION SECTION:
;11.177.238.89.in-addr.arpa. IN PTR;; ANSWER SECTION:
11.177.238.89.in-addr.arpa. 86400 IN PTR surbakti.web.id.;; AUTHORITY SECTION:
177.238.89.in-addr.arpa. 86400 IN NS ns1.surbakti.web.id.;; ADDITIONAL SECTION:
ns1.surbakti.web.id. 86400 IN A 89.238.177.11;; Query time: 0 msec
;; SERVER: 89.238.177.11#53(89.238.177.11)
;; WHEN: Sun Jun 13 21:33:38 2010
;; MSG SIZE rcvd: 107deb:~#
lihat yang tulisan yang ditebalkan, berarti reverse ipnya berhasil. Kalo ada kesalahan, saran, komentar bisa diberitahu di kolom komentar, buat perbaikan kedepannya
terimakasih.
Berikut ini adalah step by step instalasi Server Debian Lenny. Saya harap bisa menjadi acuan untuk instalasi distro Linux yang lain karena pada prinsipnya langkah – langkahnya adalah sama saja. Yang terpenting adalah kita selalu memahami tiap prosesnya dengan selalu membaca informasi tahap demi tahap.
Persiapan
Yang harus disiapkan adalah 1 buah PC dengan spec sesuai kebutuhan dengan mempertimbangkan service apa saja yang akan di install (sebagai proxy server, database server,web server, mail server, ftp server atau file server atau bahkan gabungan dari beberapa service tadi), seberapa sering diakses, seberapa banyak yang mengakses. Untuk kebutuhan kantor dengan user sampai dengan 50 orang Pentium 4 dengan memory 1GB dan HDD 100GB saya rasa sudah cukup untuk melayani berbagai service.
Selain PC tentu saja CD instalasi distro Linux juga perlu kita siapkan. Kita bisa mendapatkan file instalasi (iso) semua distro Linux secara gratis di internet. Tinggal download saja, setelah itu burning ke CD. Dalam artikel ini penulis menggunakan CD Debian Lenny.
BIOS pada PC yang akan kita install perlu kita atur agar first boot-nya melalui CD ROM.
Installasi
Setelah semua siap masuk ke tahap instalasi. Di bawah ini adalah tampilan awal saat PC booting dari CD Instalasi Linux. Pilih “install” maka proses instalasi akan berjalan. Berikut adalah step – stepnya.

Pilih software yang akan diinstall. Sesuaikan dengan keperluan. Gunakan tombolpanah atas dan bawah sebagai navigasi dan tombol spasi untuk memilih.

Setelah reboot server telah siap. Login dengan user root atau user yang telah dibuat saat proses intallasi.
Demikianlah step by step installasi Debian Lenny. Seperti saya katakan diatas, pada prinsipnya semua installasi Linux adalah sama. Kita hanya perlu memahami informasi di setiap langkah proses installasi.
L'Arc~en~Ciel memulai karirnya sebagai band visual kei di Osaka lebih dari lima belas tahun yang lalu. Setelah bertahun-tahun berkarir, image mereka bisa dikatakan semakin berubah menjadi lebih mainstream. Mereka menciptakan lagu-lagu dengan range musik yang lebih luas, dari pop-rock yang catchy sampai lagu ballad. Dengan variasi musik ini mereka berhasil menjadi salah satu dari band rock paling top di Jepang. Tidak hanya kepopuleran L’Arc~en~Ciel yang semakin kuat di Jepang, mereka bahkan juga berhasil memukau penikmat musik dan penonton di seluruh dunia. Ini merupakan contoh yang nyata akan musik sebagai bahasa yang universal.
BIOGRAFI
L’Arc~en~Ciel dibentuk di bulan Februari 1991 dengan tetsu sebagai bassis sekaligus leader, Hide (sekarang dikenal sebagai hyde) pada vokal, Hiro di gitar dan Pero pada drum. Nama L’Arc~en~Ciel , yang jika diterjemahkan secara harfiah berarti sebuah lengkungan/busur yang berada di langit, dipilih oleh tetsu berdasarkan sebuah film yang ia tonton.
Di tahun 1992, ken, teman masa kecil tetsu keluar dari universitas untuk bergabung dengan band ini menggantikan Hiro pada gitar. Bulan Desember di tahun yag sama Pero keluar. tetsu kemudian mengajak Sakura untuk bergabung setelah melihat permainannya, walaupu ia tidak terlalu mengenalnya dengan baik. Setelah melihat permainan L’Arc~en~Ciel, Sakura memutuskan untuk bergabung dengan band ini di tahun 1993. Album pertama mereka Dune juga dirilis di tahun tersebut, yang menjadi nomor satu di chart Oricon Indies dan mencuri perhatian label - label major.
Di tahun 1994, L’Arc~en~Ciel menanda-tangani kontrak dengan divisi Ki/oon dari Sony dan mengeluarkan album kedua mereka, Tierra. Heavenly kemudian dirilis di tahun 1995, dan 1996 ditandai dengan dirilisnya True, rilisan yang pertama kali terjual jutaan kopi dari band ini.
Di awal 1997 saat band ini berada di puncak kesuksesannya Sakura ditahan dengan tuduhan kepemilikan heroin. Ia kemudian resmi keluar dari band ini tanggal 4 Oktober. Ketika berita mengenai ditahannya Sakura menyebar ke publik, CD – CD L’Arc~en~Ciel diturunkan dari rak – rak CD. Dan lagu The Fourth Avenue Café yang sebelumnya digunakan sebagai soundtrack anime Rurouni kenshin dengan segera diganti. Walaupun ini merupakan titik yang rendah dalam sejarah band tersebut, dan perilisan The Fourth Avenue Café ditunda, album True tetap bertahan di tangga lagu selama dua tahun.
Untuk beberapa bulan band ini berada dalam situasi yang tidak pasti untuk pulih kembali dari guncangan yang diakibatkan skandal obat-obatan Sakura. L’Arc~en~Ciel yang iseng kemudian menghibur diri dengan membentuk The Zombies, sebuah band yang mengcover lagu mereka sendiri serta lagu – lagu dari Marilyn Manson dan Nirvana.
Mereka kembali secara resmi dengan mengadakan konser Reincarnation ’97 Live di Tokyo Dome. Dengan penonton sebanyak 56,000 orang, tiket pertunjukan pertama meraih rekor yang masih belum tertandingi sampai sekarang ini, yang terjual habis hanya dalam waktu empat menit. Konser ini juga pertama kalinya yukihiro (ex-Die in Cries, ex- Zi:Kill) tampil sebagai drumer baru di band ini. Walaupun single pertama yang mereka rilis setelah keluarnya Sakura, Niji hanya menulis namanya sebagai support member. Tak lama setelah rilisan ini yukihiro pun diangkat sebagai anggota resmi.
Album mereka selanjutnya, HEART keluar di tahun 1998. Dan pada tahun 1999 ark dan ray dirilis pada waktu yang bersamaan, yang juga menjadi album Jepang pertama yang dirilis secara serempak di Jepang dan juga di negara - negara Asia lainnya. Tiap – tiap album terjual lebih dari 2 juta kopi dan bertengger di peringkat pertama dan kedua Oricon chart.
Tahun 2000 REAL, yang menjadi album orisinil terakhir mereka sebelum vakum dan mengerjakan proyek solo masing – masing, dirilis. Lagu terakhir mereka, Spirit dreams inside dipakai sebagai lagu penutup film Final Fantasy: The Spirits Within.
Selama masa jeda yang panjang, hyde merilis dua album solo dan bermain di film Moon Child bersama Gackt, serta memainkan peran Adam di Kagen no Tsuki. Sedangkan ken membentuk Sons of All Pussys bersama Sakura. Sementara itu tetsu bertransformasi menjadi TETSU69, dan yukihiro menjadi vokalis untuk acid android. Masa jeda mereka juga diwarnai dengan perilisan Clicked Singles Best 13, yang berisikan dua belas lagu favorit pilihan fans, serta Anemone, satu-satunya lagu yang mereka ciptakan sepanjang waktu tersebut.
Setelah vakum selama tiga tahun dengan spekulasi tentang kemungkinan bubarnya band ini, L’Arc~en~Ciel mengejutkan fans mereka dengan mengumumkan sebuah seri dari tujuh konser yang diberi judul Shibuya Seven Days, yang diikuti dengan perilisan single baru mereka. Berada di peringkat atas tangga lagu dan dipakai sebagai lagu pembuka animasi Fullmetal Alchemist, READY STEADY GO dijual di bulan Februari 2004. Mengikuti perilisan single berikutnya, L’Arc~en~Ciel kemudian merilis album yang banyak ditunggu-tunggu, SMILE, pada tanggal 31 Maret.
Sebelumnya, semasa Sakura masih menjadi anggota band ini, mereka sempat membuat beberapa lagu di bawah nama D’Arc~en~Ciel. Akan tetapi, dengan dirilisnya single terbaru, ditampilkan pula P’UNK~EN~CIEL. Dengan anggota – anggotanya merupakan member L’Arc~en~Ciel yang berganti posisi, dan kemudian merekam ulang lagu – lagu lama L’Arc~en~Ciel. Mereka bahkan terus merekam ulang hampir semua single – single terbaru mereka.
Tanggal 31 July 2004 L’Arc~en~Ciel hadir sebagai bintang tamu di hadapan 12,000 orang penonton pada acara konvensi anime Otakon yag diadakan di Baltimore, Maryland. Ini merupakan penampilan pertama band ini di USA. Melihat respons yang luar biasa dari para fans, Tofu Records, label Sony Music Jepang di Amerika menandatangani kontrak dengan band ini di bulan Mei 2005 dan merilis sebuah DVD untuk debut live mereka di Amerika Utara.
Mengikuti dirilisnya beberapa single dan sebuah album baru, AWAKE di 2005, band ini kemudian mengadakan tur Jepang sebelum memulai tur ASIA LIVE 2005, yang membawa band ini ke Seoul di Korea dan Shanghai di Cina. Sebelu kembali ke Tokyo untuk dua pertunjukan utama.
Setelah menutup tur mereka, perhatian para anggota band ini kembali terfokus pada kegiatan – kegiatan solo mereka. tetsu merekam beberapa single dan sebuah album dengan Creature Creature. Serta merilis sebuah single atas nama dirinya sendiri. Sementara yukihiro kembali pada acid android dan merilis sebuah single. Kemudian ia beserta acid android menyertai MUCC dalam dua petunjukan di Shanghai. hyde menggubah lagu Glamorous Sky untuk film yang diangkat dari manga NANA dan dinyanyikan oleh Mika Nakashima. Ia juga merilis dua single dan album lain berjudul FAITH, yang membawanya dalam tur panjang di Jepang serta mengadakan pertunjukan di California. Terakhir dalam masa vakum band ini, ken merilis sebuah single solo, Speed.
25 dan 26 September 2006 L’Arc~en~Ciel mengadakan dua pertunjukan untuk merayakan ulang tahun ke 15 band ini. Diberi judul L’Anniversarry, petunjukan tersebut bertempat di Tokyo Dome dengan set list sebagian ditentukan oleh para fans lewat poling online.
Setelah merayakan kesuksesan mereka selama 15 tahun bersama-sama, L’Arc~en~Ciel telah merilis sebuah single dan menyusul beberapa lainnya dalam bulan – bulan kedepannya. Band ini sekarang sedang dalam tur musim panas dan juga bersiap – siap mengeluarkan sebuah album baru dan dua DVD sebelum akhir tahun ini.
Setelah membuktikan kemampuan mereka untuk terus bertahan, L’Arc~en~Ciel bisa dbilang merupakan band yang masih akan terus berkiprah di dunia musik rock Jepang dalam jangka waktu yang lama. Membawa pesan cinta, damai dan dunia dimana semua orang dapat hidup bersama tanpa pertikaian, musik L’Arc~en~Ciel mampu melewati batas musik dan bahasa. Serta berhasil menandai dan meninggalkan kesan positif pada para pendengar di seluruh dunia. Para fans telah dan akan terus menunggu karya – karya selanjutnya dari grup legendaries ini.
Source
The Gazette (ガゼット Gazetto?), stylized as the GazettE, is a Japanese visual kei-based [1] rock band formed early in 2002, currently signed to Sony Music Japan's VVV Records.
Contents:
1. Biography
2. Musical style
3. Discography
4. Videography
5. References
6. External links
| the GazettE | |
|---|---|
| Origin | Japan |
| Genres | Alternative metal Hard rock Punk rock [1] |
| Years active | 2002 - present |
| Labels | Matina (2002 - 2003) King Records (2005 - 2010) PS Company (2005 - present) CLJ Records (2006 - present) Sony Music Records (2010 - present) |
| Website | http://www.pscompany.co.jp/gazette/ |
| Members | |
| Ruki Uruha Aoi Reita Kai | |
| Past members | |
| Yune | |
1. Biography
1. 1. 2002: Conception and early work
The foundations of the band began with Ruki (vocals), Reita (bass), and Uruha (guitar). After being involved with other bands in the visual scene, the trio decided that the GazettE would be their last band [2] . They recruited Aoi (guitar) and Yune (drums) from disbanded visual band Artia and so began the GazettE in January 2002. [3] [2]
Originally signed to Matina, they released their first single, "Wakaremichi", and a video release on April 30, 2002 [4] . They re-released Wakaremichi and the video release in June of the same year [4] . By September, they had released "Kichiku Kyoushi (32sai Dokushin) no Nousatsu Kouza" and their second PV release. In October they played their first one-man live. On Christmas, the 5-song compilation 妖幻鏡moon including the Gazette's song "Yougenkyou" was released [5] .
1. 2. 2003: New drummer and Cockayne Soup
In early 2003, Yune decided to leave the band, and he was replaced by Kai. Shortly after, they signed with the PS Company label and in May, released their first EP, Cockayne Soup. They started their first tour, with the band Hanamuke, and along with the tour, the bands collaborated on two songs. A second tour followed with the band Vidoll, and the bands were featured together on the November issue of Cure, a magazine focusing on Visual Kei bands. [6]
In early December, they played a co-headlining show with Deadman. On December 28 they performed at Fool's Mate magazine's Beauti-fool's Fest which was later released on DVD.
1. 3. 2004: Disorder
On January 16, 2004 they recorded a solo performance at the Shibuya-AX, which was released on DVD as Tokyo Saihan -Judgment Day-. [3] On March 30, 2004 they released their Madara mini-album, which reached #2 on the Oricon Indie Charts. Madara was followed in May by a companion DVD, which included six music videos and an in-the-studio documentary. The same month, the GazettE was featured in Shoxx magazine's Expect Rush III, a catalogue of independent Visual Kei artists. [7] A second live DVD, Heisei Banka, was released in August. [3] During September and October they toured with fellow PS Company bands Kra and BIS. Their debut album, Disorder, was released in October and made it to the top 5 of the indies Oricon Daily Charts.
The band spent the remainder of 2004 and 2005 touring extensively, releasing Gama, another mini-album, in August.
1. 4. 2005-2006: Nil and Nameless Liberty Six Guns
In 2005, the band released their first major label single, Cassis, in December. [8]
Starting 2006 with a name change—from Japanese characters to a romanized script—they released Nil, their second full-length album, on February 8, 2006, [3] and embarked on another Japanese tour, ending at the venue Nippon Budokan. [9] That July, the GazettE performed at the Beethovenhalle in Bonn, Germany, their first show outside of Asia. The concerts were arranged in conjunction with the AnimagiC anime and manga convention. [10]
1. 5. 2007-2009: Stacked Rubbish and DIM
Three more singles were released followed by another studio album, Stacked Rubbish on July 4, 2007. It reached #2 on the Oricon charts within a day from the release. The album debut was followed by a promotional tour from July through September. In October, the GazettE embarked on their first European tour, performing in England, Finland, France, and Germany.
A single named "Guren" was released on February 13, 2008, which landed a #1 spot on the Oricon Charts. It was announced that a new DVD would be released in August, and a new single Leech in Autumn 2008 [11] , which also landed a #1 spot on the Oricon daily charts. [12]
The GazettE accomplished a one man tour through all of October called "From the Distorted City," referencing to the song "Distorted Daytime" in their single "Leech," which portrays Tokyo as a "distorted city," in terms of the society and political crisis sweeping over Japan.
On November 15, 2008, the GazettE hosted their first secret show in Shinjuku Station. Originally, around two-hundred fifty people were to be anticipated, but instead, over seven thousand attended, the most in the band's history. Due to the amount of people on the streets, the police were forced to shut it down after two songs. [12] [13]
On January 3, 2009, the GazettE performed alongside their fellow bands signed to the PS Company label to celebrate the record label's tenth anniversary, where they announced they would release a new single called "Distress and Coma", which was preceded by a seventh-anniversary performance on March 10 at Makuhari Messe Convention Hall.
The band released their next full-length studio album, "DIM" in the summer, followed by another Japan-wide summer tour starting in July, for which the tour's final show was held at Saitama Super Arena.
On October 7, 2009, they released their new single called "BEFORE I DECAY". On December 24, the GazettE held a Christmas Eve live to close out the year called "A HYMN OF THE CRUXIFIXION". [14]
1. 6. 2010: Transfer to Sony Music Records
On March 2010, the band embarked on "THE END OF STILLNESS" fan club only tour. [14]
After the fanclub tour, the band then announced another single and a live tour, which is named "TOUR10 NAMELESS LIBERTY SIX BULLETS" starting in July with two consecutive nights at the Nippon Budokan. [15] On August 4, 2010, they released a DVD of the band's ten promotional videos (aptly titled FILM BUG II). Among all of these events, the band has announced that they would be transferring from King Records to Sony Music Records, with the release of their seventeenth single "SHIVER", which was also selected as the opening theme song to the Sony anime series Kuroshitsuji II, was released on July 21, 2010. [16]
Right after the release of "SHIVER", the band announced the location for the final of the tour for "TOUR10 NAMELESS LIBERTY SIX BULLETS" which would be Tokyo Dome on 26 December 2010, and two new singles "Red" and "PLEDGE". [17] "Red" was released on September 22, 2010 and "PLEDGE" will be released on December 15, 2010. [18]
2. Musical style
the GazettE's musical style varies greatly, but it is generally thought of to be a form of rock music while delving into the genres of heavy metal like "Ogre" and alternative metal like "Taion" and "The Invisible Wall". Songs like "Silly God Disco" and "Swallowtail on the Death Valley" feature a funk rock sound, while songs like "LEECH" and "Hyena" feature a hard rock sound. Other songs like "Maggots", "Discharge" and "Headache Man" dwell into heavier forms of music, in particular, metalcore. the GazettE also uses a wide range of synthesized sounds during their songs, including female voices, shown in songs such as "Filth in the beauty," and "Leech". the GazettE utilizes various tunings to achieve different atmospheres and style of music. They originally used standard tuning but overtime have shifted into 1 step down and are now currently using Drop B as their primary tuning.[citation needed]
Within all their heavy work, The Gazette has also produced a number of ballads, including "Nakigahara,", "Reila", "Guren", "Without a Trace", and "Cassis".
3. Discography
The Gazette discography Releases ↙Studio albums 4 ↙Compilation albums 1 ↙Extended plays 6 ↙Singles 18 ↙Video albums 23. 1. Albums & EPs
| Year | Title | Type | Chart positions |
|---|---|---|---|
| 2003 | Cockayne Soup | EP | |
| 2003 | Akuyuukai | EP | |
| 2003 | Supermargarita | EP | |
| 2003 | Hankou Seimeibun | EP | |
| 2004 | Madara | EP | |
| 2004 | Disorder | Studio album | 19 |
| 2005 | Gama | EP | |
| 2006 | NIL | Studio album | 4 |
| 2006 | Dainihon Itangeishateki... | Compilation album | |
| 2007 | Stacked Rubbish | Studio album | 2 |
| 2009 | DIM | Studio album | 5 |
3. 2. Singles
- "Wakaremichi" (別れ道) (April 30, 2002)
- "Kichiku Kyoushi (32sai Dokushin) no Nousatsu Kouza" (鬼畜教師(32才独身)の悩殺講座) (August 30, 2002)
- "Gozen 0-ji no Trauma Radio" (午前0時のとらうまラヂヲ) (November 1, 2003)
- "Zakurogata no Yuuutsu" (ザクロ型の憂鬱) (July 28, 2004)
- "Zetsu" (舐 ~Zetsu~) (July 28, 2004)
- "Miseinen" (未成年) (July 28, 2004)
- "Dainippon Itangeishateki..." (大日本異端芸者的脳味噌逆回転絶叫音源集) (July 28, 2004)
- "Reila" (March 9, 2005)
- "Cassis" (December 7, 2005)
- "Regret" (October 25, 2006)
- "Filth in the Beauty" (November 1, 2006)
- "Hyena" (February 7, 2007)
- "Guren" (紅蓮) (February 13, 2008)
- "Leech" (November 12, 2008)
- "Distress and Coma" (March 25, 2009)
- "Before I Decay" (October 7, 2009)
- "Shiver" (July 21, 2010)
- "Red" (September 22, 2010)
- "Pledge" (December 15, 2010)
3. 3. Compilations
- "Yougenkyou"(妖幻鏡moon) (December 25, 2002, Eternal)
- (With the song "Okuribi" (おくり火))
- "Kaleidoscope" (May 1, 2003, PS Company)
- (With the songs "Back Drop Junkie [Nancy]" and "Akai One Piece" (赤いワンピース))
- "Hanamuke & Gazette live"(男尻ツアーファイナル) (May 6, 2003, PS Company)
- (With the song "Machibouke no Kouen de" (待ちぼうけの公園))
- "Japanesque Rock Collectionz" (July 28, 2004)
- (With the song "Okuribi" (おくり火))
- "Rock Nippon Shouji Nori ko Selection" (ロックNIPPON 東海林のり子セレクション) (January 24, 2007)
- (With the song "Cassis")
3. 4. Other releases
- "Juuyon sai no naifu" / 14 sai no knife(十四歳のナイフ) (September 11, 2004, PS Company)
- "Chigire"(チギレ) (August 2005, PS Company)
- "Verwelktes Gedicht" (October 20, 2005, PS Company)
- (With the song "Kare uta"(枯詩))
4. Videography
- Shichoukaku Shitsu (視聴覚 質) (August 30, 2002)
- Sentimental Video (センチメンタルビデオ) (March 1, 2003)
- -Matina- Final Prelude Live (April 10, 2003) (Various artists)
- Hyakkiyagyou (百鬼家行) (October 1, 2003)
- Tokyo Saihan -Judgement Day- (東京裁判-Judgement Day-) (April 28, 2004, PS Company)
- Madara (DVD) (斑蠡-Madara-) (May 26, 2004, PS Company)
- Heisei Banka (平成挽歌) (August 25, 2004)
- Peace & Smile Carnival Tour 2005 (~笑顔でファッキュー~) Live DVD (2006) (with Miyavi, Kagrra, Kra, Alice Nine)
- Standing Tour 2005 Final Maximum Royal Disorder at 2005.4.17 Shibuya Kokaido Live(STANDING TOUR 2005 FINAL「M.R.D」at 2005.4.17 渋谷公会堂) (July 6, 2005)
- Film Bug I (June 7, 2006, PS Company)
- Standing Tour 2006 Nameless Liberty. Six Guns... -Tour Final- at Nippon Budokan (September 6, 2006)
- Tour 2006-2007 Decomposition Beauty—Final "Meaningless Art That People Showed" at Yokohama Arena (June 13, 2007)
- Tour 2007-2008 Stacked Rubbish Grand Finale [Repeated Countless Error] at Yoyogi National Gymnasium (August 6, 2008)
- Peace & Smile Carnival Tour 2009 at Nippon Budokan (April 15, 2009) (with Miyavi, Kagrra, Kra, Alice Nine, Screw & Sug)
- Tour09-DIM SCENE- Final at Saitama Super Arena (December 16, 2009)
- FILM BUG II (August 4, 2010)
5. References
- ^ Shoxx http://cljrecords.com/cms/content/view/27/49/
- ^ Fool's Mate April 2006 April 2006
- ^ Gazette's page at Grass Thread Retrieved August 19, 2007
- ^ "GazettE Bio Page" Retrieved April 2, 2010
- [www.visunavi.com] Retrieved April 2, 2010
- Cure Vol 2 Nov 2003
- Expect Rush III
- King Records Official Site Retrieved August 16, 2007
- Gazette at the Top JAME News Retrieved August 19, 2007
- Gazette in Germany This Summer JAME News Retrieved on August 19, 2007
- New DVD and Single announced PSC Staff blog Retrieved April 20, 2008
- ^ Sponichi Annex ガゼットが街頭ライブ!当局指示で即中止に Nov 16 2008 News report Retrieved December 7, 2008 (Japanese)
- Daily Sports Online Nov 16 2008 News report ガゼット 新宿駅前で7000人ライブ Retrieved December 7, 2008 (Japanese)
- ^ [1] Dec 25 2009 Live report the GazettE、初のクリスマスイヴライブで雪 Retrieved March 22, 2010 (Japanese)
- "the GazettE Will Continue Running as a Live Band in 2010!". Musicjapanplus. 2010-04-01. http://www.musicjapanplus.jp/news/?action=detail&news_id=4382&start=1. Retrieved 2010-04-01.
- "GazettE moves to Sony Music with their new single". Asia Pacific Arts. 2010-06-07. http://asiapacificarts.usc.edu/w_apa/showarticle.aspx?articleID=15261&AspxAutoDetectCookieSupport=1. Retrieved 2010-07-05.
- "the GazettE to Perform at TOKYO DOME in August!". MusicJapanPlus. 2010-07-23. http://www.musicjapanplus.jp/news/1/5139/the-gazette-to-perform-at-tokyo-dome-in-august/. Retrieved 2010-07-23.
- "the GazettE、東京ドーム公演直前にニュー・シングルをリリース". Tower Records. 2010-10-12. http://tower.jp/article/news/70716. Retrieved 2010-10-12.
6. External links
- the GazettE at PS Company
- the GazettE at Sony Music Japan
- the GazettE at King Records
- the GazettE at CLJ Records
| • • The Gazette | |
|---|---|
| Ruki · Uruha · Aoi · Reita · Kai | |
| Albums | Disorder · Nil · Stacked Rubbish · Dim |
| EPs | Cockayne Soup · Akuyuukai · Spermargarita · Hankou Seimeibun · Madara · Gama |
| Compilations | Dainihon Itangeishateki Noumiso Gyaku Kaiten Zekkyou Ongenshuu |
| Singles | "Wakaremichi" · "Kichiku Kyoushi (32sai Dokushin) no Nousatsu Kouza" · "Gozen 0-ji no Trauma Radio" · "Zakurogata no Yuuutsu" · "Zetsu" · "Miseinen" · "Reila" · "Dainippon Itangeishateki..." · "Cassis" · "Regret" · "Filth in the Beauty" · "Hyena" · "Guren" · "Leech" · "Distress and Coma" · "Before I Decay" · "Shiver" · "Red" · "Pledge" |
| Music videos | Madara · Film Bug I · Film Bug II |
| Live | Tokyo saihan -Judgement Day- · Heisei Banka · Hakkiyagyou · Standing Tour 2005 Final Maximum Royal Disorder · Standing Tour 2006 Nameless Liberty. Six Guns... · Tour 2006-2007 Decomposition Beauty · Tour 2007-2008 Stacked Rubbish Grand Finale Repeated Countless Error · Tour09 -Dim Scene- Final at Saitama Super Arena |
Glay (グレイ ?) adalah grup rock Jepang asal Hokkaido. Setelah penampilan pertama pada tahun 1994, mereka banyak menghasilkan lagu-lagu hit. Di antaranya "However", "Be With You", "Yūwaku", "Soul Love", "Winter,again", dan "Tomadoi/Special Thanks" laku di atas satu juta kopi. Hingga tahun 2008, Glay telah menjual sekitar 28 juta kopi untuk 43 singel mereka, dan keempat belas album mereka laku sebanyak 23 juta kopi.[1][2]
Daftar Isi:
1. Anggota
2. Karier
3. Diskografi
4. Referensi
5. Pranala luar
| Glay | ||
|---|---|---|
| Latar belakang | ||
| Asal | Hakodate, Hokkaido, Jepang | |
| Genre | rock musik pop | |
| Tahun aktif | 1994-sekarang | |
| Perusahaan rekaman | Platinum Records (1994-1998) Unlimited Records (1998-2005) Capitol Records (2006-sekarang) Polydor Records (1994-1999) Pony Canyon (1999-2003) EMI Music Japan(2003-sekarang) | |
| Anggota | ||
| Teru (vokal) Takuro (gitar) Hisashi (gitar) Jiro (bass) | ||
| Mantan anggota | ||
| Akira (drum) Nobumasa (drum) | ||
1. Anggota
Semua anggota Glay adalah kelahiran Hakodate, Hokkaido, kecuali Hisashi yang kelahiran Hirosaki, Aomori, namun pindah ke Hakodate sewaktu masih sekolah dasar.
- Takuro (gitar, pemimpin, dan pencipta lagu)
- Nama asli: Takuro Kubo
- Teru (vokal)
- Nama asli: Teruhiko Kobashi
- Jiro (gitar bass)
- Nama asli: Yoshihito Wayama
- Hisashi (gitar)
- Nama asli Hisashi Tonomura
1. 1. Mantan anggota dan musisi pendukung
- Seiichiro Nagai: kibor (2007-sekarang)
- Yuta (nama asli: Yuta Saitou), kibor (2004-2005)
- Toshi (nama asli: Toshimitsu Naga), drum (1995-sekarang)
- Sakuma (nama asli: Masahide Sakuma), gitar, kibor, produser (pertengahan 1994-sekarang)
- Shige (nama asli: Shigeo "sk55" Komori), kibor (1998-2004)
- D.I.E. (nama asli: Daijiro Nozaw), kibor (1995-1998)
- Nobumasa, drum (1994-1995)
- Akira, drum (1993-1994)
2. Karier
Glay mulai dikenal setelah merilis singel "Yes, Summerdays" pada 1995, namun baru pada tahun 1996 mereka mencetak lagu hit pertama, "Glorius". Setelah itu album kedua, Beat out! setelah dirilis langsung menempati peringkat pertama Oricon. Kesuksesan mereka diteruskan dengan singel-singel berikut seperti "Beloved", "Kuchibiru", dan "However". Album kompilasi Review Best of Glay yang dirilis tahun 1997 laris terjual hingga 4.880.000 kopi.
Setelah singel "Yūwaku" dan "Soul Love" menjadi hit, Glay merilis singel video (VHS), "Survival". Pada Maret 1999, mereka mengadakan konser 5 hari di Tokyo Dome. Konser berikutnya diadakan di Makuhari Messe, Prefektur Chiba, dan diberi nama Makuhari Mese 10th Anniversary Glay Expo'99 Survival. Pada Desember 1999, singel "Winter, again" memenangi Japan Record Award ke-41. Sebagai penutup tahun 1999, Glay manggung bersama Luna Sea dalam pertarungan antarband yang diadakan Extasy Records di Tokyo Dome.
Pada tahun 2002, Glay menggelar konser di Beijing dengan nama Glay One Love in Beijing. Konser tersebut diadakan sebagai peringatan 30 tahun hubungan diplomatik Jepang-RRC. Konser besar mereka yang berikutnya adalah [[Glay Expo|Glay Expo 2004 in Universal Studios Japan "The Frustrated" pada 31 Juli 2004.
Konser pertama Glay di Amerika Serikat, Glay Verb Tour 2008 in U.S. berlangsung pada 12 Agustus 2008. Pada tahun 2009, mereka memperingati 15 tahun Glay dengan mengeluarkan singel ke-41, "I am xxx". Sebuah album kompilasi, The Great Vacation Vol.1 Super Best of Glay menyusul pada 10 Juni 2009.
3. Diskografi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Diskografi Glay
3. 1. Album
| No. | Judul | Tahun |
|---|---|---|
| 1. | 灰とダイヤモンド(Hai to Diamond) | 1994 |
| 2 | Speed Pop | 1995 |
| 3 | Beat Out! | 1996 |
| 4 | Beloved | 1996 |
| 5 | Pure Soul | 1998 |
| 6 | Heavy Gauge | 1999 |
| 7 | One Love | 2001 |
| 8 | Unity Roots & Family, Away | 2002 |
| 9 | The Frustrated | 2004 |
| 10 | Love is Beautiful | 2007 |
L'Arc~en~Ciel (ラルク アン シエル Raruku An Shieru?) adalah nama grup musik Jepang beraliran J-Rock. Band ini beranggotakan Hyde (vokal), Ken (gitar), Tetsu (bass), dan Yukihiro (drum). Grup musik ini didirikan oleh Tetsu pada Februari 1991. Nama "L'Arc~en~Ciel" berasal dari sebuah kata dalam bahasa Perancis yang secara harfiah berarti "lengkungan di langit" atau "pelangi", nama ini diambil dari judul sebuah film Perancis yang pernah ditonton oleh Tetsu.
Di Jepang saja, band ini telah menjual lebih dari 25 juta kopi album dan single.
Mantan personel yang sempat memperkuat band ini:
- Sakura (drum) (1992-1997) digantikan oleh Yukihiro karena memakai narkoba dan masuk penjara.
- Hiro (gitar) (1991-1992)
- Pero (drum) (1991-1992)
Daftar Isi:
1. Awal terbentuk
2. Pengunduran diri Hiro & masuknya Ken
3. Masuknya Sakura
4. Album perdana
5. Memasuki label musik besar
6. Heavenly
7. True
8. Keluarnya Sakura
9. Masuknya Yukihiro
10. Kelahiran kembali
11. Brilliant Year
12. Real
13. Solo karier masing-masing personel
14. Kembalinya L'Arc~en~Ciel & debut konser di AS
15. Diskografi
| L'Arc en Ciel | |
|---|---|
| Asal | Osaka, Jepang |
| Tahun aktif | 1991 - sekarang |
| Aliran | Pop Musik, Alternative rock, Hard Rock, Progressive Rock |
| Label | Ki-Oon (Jepang), Sony, Tofu, Danger Crue |
| Personil | Hyde Tetsu Ken Yukihiro |
| Mantan personil | Sakura Hiro Pero |
| Situs web | www.larc-en-ciel.com |
1. Awal terbentuk
Osaka, sekitar awal tahun 1991 dua orang anak muda bernama Tetsu dan Hiro membentuk sebuah grup band. Tetsu berperan sebagai bassis berikut vokal sementara Hiro sebagai gitaris. Pada waktu itu Hyde masih menjadi gitaris di sebuah band bernama Kiddies Bomb, yang kemudian berganti nama menjadi Jerusalem’s Rod dan Hyde berganti posisi menjadi vokalis (meskipun pada saat itu ia sama sekali tidak tertarik dengan perannya tersebut).
Pada suatu hari Tetsu menyaksikan penampilan grup band tersebut untuk kali pertama. Ketika itu ia merasa yakin bahwa Hyde adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi vokal di grup band-nya. Maka selama beberapa waktu ia terus mengikuti penampilan band tersebut, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengajak Hyde dan rekannya di Jersarem’s Rod, Pero untuk bergabung dengannya. Setelah beberapa kali melakukan session, Hyde akhirnya memutuskan untuk meninggalkan band lamanya dan bergabung bersama band Tetsu. Maka terbentuklah formasi paling awal L’Arc~en~Ciel, yakni Tetsu (bass sekaligus pemimpin band), Hyde (vokal), Hiro (gitar), dan Pero (drum).
Nama L’Arc~en~Ciel sendiri diusulkan oleh Tetsu yang terinspirasi oleh sebuah film Perancis yang berjudul sama. L’Arc~en~Ciel diambil dari Bahasa Perancis yang memiliki arti PELANGI.
Penampilan live pertama mereka yaitu pada tanggal 30 Mei 1991 di Nanba Rockets. Bahkan ketika itu sang pemilik panggung berpikir bahwa L’Arc~en~Ciel akan menjadi sangat terkenal, dan hal itu terbukti beberapa tahun kemudian.
2. Pengunduran diri Hiro & masuknya Ken
Pada bulan Juni 1992 tanpa alasan yang jelas, Hiro mengundurkan diri tepat sebelum mereka akan memulai demo rekaman. Setelah berbagai macam persiapan yang telah mereka lakukan sebelumnya untuk rekaman, misalnya mereka telah menyewa studio dan lain sebagainya, tentu akan sangat konyol apabila mereka membatalkannya. Maka Tetsu kemudian membujuk Ken, teman masa kecilnya untuk membantu dalam pembuatan demo. Ken menyanggupinya dan pada waktu itu ia harus menghafal seluruh lagu yang akan dimasukkan ke dalam album dalam waktu yang cukup singkat, yakni 5 hari, akan tetapi ia mampu melakukannya, dan proses rekamanpun akhirnya dapat selesai dalam 3 hari.
Akan tetapi muncul masalah baru, mereka harus manggung, namun Ken pada saat itu masih berstatus mahasiswa jurusan Arsitektur semester akhir di sebuah perguruan tinggi di Nagoya. Tentunya akan sulit melakukan dua kegiatan sekaligus, kuliah dan nge-band. Akhirnya hanya dalam tempo 3 hari saja Ken mengambil satu langkah berani dengan memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan bergabung dengan L’Arc~en~Ciel (meskipun pada saat itu ia tidak begitu yakin akan masa depannya di musik). Keputusannya itu tentu saja ditentang habis oleh orang tuanya yang menginginkan ia menjadi seorang sarjana. Akibatnya ia diusir dari rumah dan tidak pernah bertegur sapa lagi dengan orang tuanya.
Pada tanggal 1 Oktober 1992, mereka merekam Voice untuk album Omnibus CD bertajuk “Gimmick”. Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 25 November 1992 mereka merilis single pertamanya yang berjudul Flood of Tears (c/w Yasuoka) sehingga aktivitas panggung mereka bertambah padat dan penggemar pun mulai bertambah.
3. Masuknya Sakura
Tanggal 30 Desember 1992 lagi-lagi L’Arc~en~Ciel harus kehilangan salah satu anggotanya. Pero mengundurkan diri tepat setelah penampilan live mereka di Osaka Music Hall. Maka kemudian Tetsu mulai mencari drummer pengganti, ia lebih memilih untuk mencarinya di Tokyo, toh pada saat itu ia pikir pada akhirnya mereka akan merantau ke Tokyo.
Pada suatu hari ia melihat penampilan Sakura yang langsung menarik perhatiannya. Kemudian Tetsu mencoba mengajaknya bergabung bersama L’Arc~en~Ciel dengan cara mengirimkan demo tape kepada Sakura. Lantas Sakura pun pergi ke Osaka untuk melakukan jam session bersama mereka. Dan setelah itu ia secara resmi bergabung dengan L’Arc~en~Ciel pada 16 Januari 1993.
4. Album perdana
Pada tanggal 10 April 1993, album pertama mereka sebagai band indies, yang bertajuk DUNE dirilis dan meraih kesuksesan. Album tersebut berhasil meraih posisi puncak di Oricon Indies Chart (Tangga Lagu Terpopuler di Jepang) pada bulan Mei, dan hanya dalam tempo 3 bulan berhasil terjual sebanyak 20.000 keping CD. Hal tersebut membukakan kesempatan bagi mereka untuk tampil di dalam konser band-band indies “Karei naru masho” yang diadakan di Shibuya Kokaido, yang ketika itu disaksikan oleh sekitar 2000 penonton. Maka popularitas L’Arc~en~Ciel mulai berkembang tidak hanya di Osaka, namun sudah mulai merambah ke Tokyo. Dan pada bulan September 1993 mereka pindah ke Tokyo untuk meningkatkan karier mereka (meskipun Hyde tidak terlalu menyukai gagasan pindah ke Ibukota Jepang tersebut).
5. Memasuki label musik besar
Video single mereka Nemuri Ni Yosete dirilis pada tanggal 1 Juli 1994, menyusul dua minggu kemudian, yakni pada tanggal 14 Juli 1994 album kedua mereka TIERRA yang merupakan album pertama mereka yang berlabel major. Sekaligus juga menjadi hari pertama tur Sense of Time. Pada tanggal 9 September di tahun yang sama, mereka melawat ke Maroko dalam rangka pembuatan video Siesta ~film of dream~, yang merupakan kali pertama bagi mereka bekerja di luar Jepang, tentunya menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi mereka. Film tersebut dirilis pada akhir tahun tersebut.
Pada tanggal 21 Oktober 1994, single pertama mereka dengan Sony dirilis, dengan judul Blurry Eyes. Lagu ini dijadikan lagu tema untuk salah satu produksi serial animasi Jepang yang berjudul D.N.A^2. Kemudian pada tanggal 1 Desember di tahun tersebut Fans Klub Resmi L’Arc~en~Ciel, “CIEL” didirikan. Lalu pada awal tahun 1995, mereka mengadakan tur khusus bagi para anggota fans klub yang diberi judul Ciel/winter ‘95.
Tanggal 21 Mei 1995 merupakan tanggal di mana single video berjudul and She Said dirilis dan merupakan hari pertama dari rangkaian tur di 19 kota di Jepang yang bertajuk In Club ‘95. Dan pada 6 Juli, single kedua mereka yang berjudul Vivid Colors dirilis. Lagu tersebut menjadi lagu ending Guru Guru 99, dan side B dari lagu tersebut, Brilliant Years dijadikan lagu ending untuk acara “Shin dora” di Nippon-TV (NTV).
6. Heavenly
Album ketiga mereka, HEAVENLY dirilis pada tanggal 1 September 1995. Pertama kalinya album mereka masuk ke Oricon Chart (major label band) langsung di posisi ketiga. Dalam album ini sepertinya terjadi perubahan warna musik mereka dibandingkan dengan dua album sebelumnya (bisa dikatakan bahwa musikalitas mereka menjadi semakin matang). Seperti yang diungkapkan Tetsu bahwa mereka mencoba sesuatu yang berbeda dan baru dalam musik mereka.
Tur Heavenly ‘95 dimulai pada tanggal 9 September 1995, tiket untuk pertunjukkan mereka habis (full house) dalam 9 hari sejak peredarannya, bahkan pada hari terakhir tur tersebut tiket terjual habis hanya dalam tempo 28 menit saja! Pada tanggal 22 di bulan yang sama merupakan penampilan perdana mereka di Music Station, sebuah acara pertunjukkan musik nomor wahid di Jepang. Selanjutnya pada tanggal 21 Oktober 1995 single ketiga berjudul Natsu no Yuutsu dirilis. Lagu tersebut digunakan sebagai tema ending untuk acara Televisi-TBS bernama “M-Navi”.
Tanggal 27 Desember mereka mengadakan konser di Nippon Budokan, merupakan tempat yang diidam-idamkan para musisi Jepang untuk dapat tampil di sana.
Di awal tahun 1996 video live pertama L’Arc~en~Ciel, Heavenly ~films~ dirilis bersama 2 buah album foto, yakni “Heavenly X’mas” dan “Heavenly ~films~”. Pada bulan April mereka memulai tur Kiss Me Deadly ‘96. Pada saat itu fans dari kalangan cowok semakin bertambah, yang mana pada mulanya mereka lebih banyak disukai oleh para cewek. Hal tersebut tentu saja semakin meningkatkan kepercayaan diri mereka.
7. True
Single keempat mereka Kaze ni Kienaide (c/w I’m So Happy) yang dirilis pada tanggal 8 Juli 1996 berhasil menempati posisi keempat pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Pada akhir bulan yang sama tur musim panas Big City Nights Round Around ‘96 dimulai, diadakan di tiga kota besar di Jepang, yakni Nagoya, Osaka, dan Tokyo.
September tanggal 20, mereka meluncurkan sebuah buku dokumentasi Artist Fact “IS” yang berisikan informasi dan fakta seputar L’Arc~en~Ciel yang disajikan secara lengkap.
Pada bulan Oktober, single kelima mereka Flower (c/w Sayonara) dirilis dan langsung mengisi posisi kelima pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Disusul kemudian dengan single keenam mereka Lies and Truth (c/w Sai wa Nagerareta) yang langsung menempati posisi keenam di minggu pertamanya di Oricon Chart.
Tanggal 12 Desember, album keempat mereka TRUE dirilis. Merupakan album tersukses mereka selama lima tahun terakhir karier mereka, sebab pada minggu pertamanya album tersebut berhasil meraih posisi runner-up di Oricon Chart, dan pada minggu keenamnya berhasil menduduki posisi jawara. Album ini bertahan selama 9 minggu dalam daftar 10 besar di Oricon Chart. Tanggal 23 mereka memulai tur mereka yang bertajuk Carnival of True menggelar 10 konser di berbagai penjuru Jepang, diawali di Osaka Jyo Hall.
8. Keluarnya Sakura
Bulan April 1997 akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan karier L’Arc~en~Ciel sebagai masa-masa mimpi buruk. Bagaimana tidak, di tengah kegemilangan yang berhasil dicapai oleh mereka, Sakura, dengan terpaksa harus meninggalkan rekan-rekannya di L’Arc~en~Ciel setelah selama kurang lebih lima tahun bersama-sama merintis kesuksesan di pentas musik Jepang khususnya. Ia mesti rela didepak dari posisinya sebagai drummer L’Arc~en~Ciel setelah terkait dengan kasus kepemilikan serta penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Peristiwa tersebut berimbas pada pembatalan seluruh aktivitas Laruku seperti peluncuran single mereka The Fourth Avenue Cafe dan tur yang telah dijadwalkan. Bahkan semua merchandise mereka ditarik dari pasaran!
Meskipun rekan-rekan Sakura di Laruku tidak menginginkannya pergi, namun atas kehendak perusahaan rekaman dan produser, ia sejak bulan April mundur dari Laruku. “Aku sangat menyesal, aku telah melakukan hal yang sangat bodoh, dan tak pantas untuk dimaafkan. Aku tidak berhak lagi untuk tetap berada di dalam band, semua ini salahku. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi L’Arc~en~CIel, aku berharap agar mereka tetap berjuang dan semoga semakin sukses di masa mendatang”, itulah kata-kata perpisahan yang diucapkan oleh Sakura ketika ia meninggalkan Laruku.
Yang paling terpukul dalam peristiwa ini adalah Hyde, sebab di antara rekan-rekannya yang lain ia dan Sakura merupakan sahabat yang paling dekat. Maka sejak insiden tersebut, anggota Laruku tinggal tersisa tiga orang.
9. Masuknya Yukihiro
Setelah kepergian Sakura, Tetsu segera mencari drummer pengganti. Suatu ketika ia mendengar Yukihiro, eks-Zi:Kill dan Die in Cries yang keduanya telah disbanded atau membubarkan diri. Tetsu tertarik dengan permainan drumnya, maka selanjutnya disusunlah rencana pendekatan oleh Tetsu. Menurut kabar yang beredar, Tetsu dan Yukihiro berkenalan lewat game Evangelion, di mana Tetsu meminta Yukihiro untuk mengajarinya permainan tersebut. Lantas Tetsu berbicara dengan Yukihiro mengenai peristiwa menyedihkan yang menimpa grup bandnya. Bak gayung bersambut, Yukihiro menawarkan bantuannya kepada Tetsu untuk proses rekaman Niji.
Akhirnya single ketujuh L’Arc~en~Ciel yang berjudul Niji—bahasa Jepang, yang memiliki arti yang sama dengan L’Arc~en~Ciel, yaitu Pelangi—dirilis pada tanggal 17 Oktober 1997. Single ini mampu menerobos posisi 3 di Oricon Chart pada minggu pertamanya. Berkaitan dengan judulnya, Hyde mengatakan bahwa judul lagu tersebut menggambarkan perjalanan karier mereka yang pada awalnya banyak dikhawatirkan orang akan segera berakhir karena masa-masa yang sangat buruk, akan tetapi kemudian mereka muncul kembali, bagaikan keindahan pelangi yang muncul di langit setelah gelapnya hujan. Dan lagu tersebut menjadi soundtrack Rurouni Kenshin (Samurai X) the movie.
Selama kurun waktu 1997, di Laruku, Yukihiro berperan sebagai additional player. Hingga pada 1 Januari 1998 ia secara resmi menjadi personil tetap L’Arc~en~Ciel.
10. Kelahiran kembali
L’Arc~en~Ciel muncul kembali secara resmi sejak tanggal 13 Desember 1997 dengan menggelar konser berjudul Reincarnation yang digelar di Tokyo Dome. Pada saat itu Laruku terdiri dari tiga orang personil resmi, yaitu Hyde (vokal), Tetsu (bass), Ken (gitar) dan satu personil tambahan (additional player/supported player) di posisi drummer, yakni Yukihiro.
Baru pada tanggal 1 Januari 1998, Yukihiro secara ofisial bergabung dengan L’Arc~en~Ciel menggantikan Sakura yang telah resmi keluar dari Laruku sejak 4 November 1997. Meskipun demikian, masuknya Yukihiro ke L’Arc~en~Ciel menciptakan suatu polemik di kalangan fans mereka, ada yang pro dengan kedatangan Yukihiro ada juga yang kontra. Memang cukup wajar seandainya masih banyak fans yang belum bisa menerima kepergian Sakura, sebab bagaimanapun juga Sakura telah menjadi bagian dari Laruku selama lima tahun yang bisa dikatakan tidak sebentar, bahkan ia turut mewarnai musik L’Arc~en~Ciel dengan style drumnya.
Akan tetapi ada satu hal yang patut dicatat, bahwa semenjak pergantian personel dari Sakura ke Yukihiro, terjadi transformasi image dari L’Arc-en-Ciel, yang semula penampilan mereka lebih bercorak visual yang kecewek-cewekan, secara bertahap berubah menjadi lebih maskulin.
11. Brilliant Year
"A Piece of Reincarnation, menjadi salah satu bukti kebangkitan kembali L’Arc~en~Ciel di percaturan musik Jepang."
Setelah insiden yang mencoreng wajah L’Arc~en~Ciel pada tahun 1997 dan pergantian personil pada awal 1998 tidak berarti mereka kehilangan penggemarnya, hal itu dibuktikan dengan habisnya 56.000 lembar tiket konser Reincarnation dalam rentang waktu hanya 4 menit! Bahkan menginjak tahun 1998 karier mereka semakin menanjak. Bisa dibilang bahwa tahun 1998 merupakan masa keemasan Laruku, di mana pada tahun tersebut hampir semua single dan album yang mereka rilis berhasil meraih kesuksesan dan berbagai penghargaan. Mereka adalah artis paling sibuk pada saat itu.
Diawali pada akhir bulan Januari dengan meluncurkan single ke delapan mereka berjudul Winter Fall yang menjadi single pertama mereka yang mampu menduduki posisi jawara di Oricon Chart. Pada tanggal 25 Februari 1998 album kelima L’Arc~en~Ciel, HEART diluncurkan, hebatnya album ini selain mampu mencapai posisi puncak Oricon Chart, angka penjualannya pun mencapai 1 juta kopi dalam minggu pertamanya! Tanggal 25 Maret, single ke sembilan Dive to Blue dirilis dan berhasil pula menapaki posisi pertama di Oricon Chart. Selanjutnya pada tanggal 22 April, video A Piece of Reincarnation diluncurkan dan lagi-lagi menjadi nomor satu di Oricon Chart selama dua minggu berturut-turut.
Tanggal 1 Mei 1998, tur Heart ni hi wo tsukero! -Light My Fire- dimulai dan berakhir tanggal 21 November, merupakan tur terpanjang L’Arc~en~Ciel dengan 56 penampilan di 43 kota berbeda di seluruh penjuru Jepang.
Tanggal 8 Juli 1998, mereka mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama yang merilis 3 buah single secara bersamaan sekaligus, yakni Honey, Shinshoku~LoseControl~, dan Kasou. Bahkan ketiganya mampu mencetak angka penjualan sebanyak 1.000.000 kopi dalam waktu singkat. Lebih hebat lagi, pada tanggal 27 Juli, Honey dan Shinshoku~lose control~ secara berurutan menempati posisi satu dan dua di Oricon Chart. Patut diketahui juga bahwa lagu Shinshoku~lose control~ merupakan salah satu original soundtrack untuk film GODZILLA yang terkompilasi dalam album OST. Godzilla khusus untuk Asia saja.
Setelah menyelesaikan tur Light My Fire, Laruku kembali merilis dua buah single, yakni Snow Drop pada tanggal 7 November dan Forbidden Lover tepat seminggu kemudian. Melalui dua single ini, lagi-lagi Laruku mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama di Jepang yang dua singlenya berhasil mencapai posisi pertama dan kedua dalam waktu bersamaan sebanyak dua kali, karena pada tanggal 26 November, Forbidden Lover berada di puncak dan Snow Drop mengikuti di posisi runner-up . Awal Desember, mereka meluncurkan benda-benda koleksi resmi L’Arc~en~Ciel seri pertama di seluruh Jepang. Kegiatan terakhir L'Arc~en~Ciel di tahun 1998 adalah peluncuran video konser Light My Fire pada tanggal 23 Desember.
12. Real
Tahun 2000 mereka awali dengan merilis double maxi single Neo Universe/finale pada tanggal 19 Januari, disusul kemudian Stay Away. Tanggal 20 Juni, album ECTOMORPHED WORK dirilis. Album tersebut berisikan beberapa lagu L’Arc~en~Ciel sebelumnya yang telah di-remix oleh Yukihiro (sangat menarik!) dan album selanjutnya REAL pada tanggal 20 Agustus 2000.
Tur konser Realive digelar dari bulan Oktober hingga Desember yang terbagi dalam dua sesi, yang pertama Realive Club Circuit 2000 dan yang kedua Realive Dome Tour 2000. Bedanya, pada sesi yang pertama, konser diadakan di tempat-tempat semacam klub yang hanya mampu menampung sedikit audiens dengan panggung yang relatif kecil. Sedangkan pada sesi kedua, layaknya konser-konser L’Arc~en~Ciel terdahulu, dengan penonton yang banyak dan panggung yang besar.
Memasuki tahun 2001, mereka merilis album Clicked Singles Best 13th pada tanggal 14 Maret yang merupakan kumpulan lagu-lagu terbaik L’Arc~en~Ciel berdasarkan hasil pemungutan suara (voting) yang dilakukan oleh jutaan fansnya di seluruh penjuru dunia melalui internet, plus satu single baru Anemone. Dan yang terakhir di tahun tersebut adalah peluncuran single mereka Spirit Dreams Inside (c/w Spirit Dreams Inside-another dream-) pada tanggal 9 Mei 2001 yang juga merupakan soundtrack-nya Final Fantasy The Movie (Spirits Within) dan juga termasuk ke dalam album soundtrack FF The Movie.
Setelah itu mereka mulai sibuk dengan proyek solo masing-masing. Kita dapat melihat karakter musik yang berbeda-beda dari masing-masing personil L’Arc~en~Ciel.
13. Solo karier masing-masing personel
Diawali oleh Tetsu yang membentuk band bernama TETSU69, pada tanggal 18 Juli 2001 menelurkan single pertamanya yang berjudul wonderful world (c/w tightrope). Disusul Shinkirou dan Fifteen a Half pada pertengahan tahun 2002. Single terakhirnya sebelum meluncurkan album perdananya yang berjudul Suite November adalah WHITE OUT.
Yukihiro tak mau ketinggalan, bersama band bentukannya Acid Android ia telah merilis dua album, acid android dan fault selain sebuah single yang berjudul ring the noise yang dijadikan soundtrack sebuah Game yang berjudul Devil May Cry.
Hyde, sang vokalis, dianggap sebagai personel Laruku yang paling sukses dalam bersolo karier. Dimulai dengan peluncuran single pertamanya berjudul evergreen, ia kemudian merilis dua single lainnya, yakni angel’s tale dan Shallow Sleep yang selanjutnya dikompilasikan dalam album yang diberi judul Roentgen dan Roentgen~english ensemble~. Belum puas juga, ia kembali melemparkan dua single Hello dan HORIZON berturut-turut pada Juni dan November 2003. Selanjutnya kedua single tersebut dapat kita temukan dalam album kedua Hyde yang berjudul 666. Tak hanya di musik, Hyde pun berhasil merambah layar lebar. Sejauh ini sudah dua judul film ia bintangi, yakni MoonChild dan Kagen no Tsuki~Last Quarter.
Ken yang mulanya adem-adem saja akhirnya tersulut juga untuk melakukan kerja solo. Ia membentuk sebuah band yang dinamakannya Sons of All Pussys atau sering disingkat menjadi S.O.A.P. Yang menarik, dalam band tersebut, Ken kembali reuni-an dengan Sakura, eks-drummer L’Arc~en~Ciel. Bersama S.O.A.P, dari sejak Februari 2002 hingga Juli 2004, ia sudah mengeluarkan tiga mini album, di antaranya GRACE, gimme A guitar, dan high serta sebuah single yang judulnya Paradise.
14. Kembalinya L'Arc~en~Ciel & debut konser di AS
Setelah vakum selama tiga tahun dengan spekulasi tentang kemungkinan bubarnya band ini, L’Arc~en~Ciel mengejutkan fans mereka dengan mengumumkan sebuah seri dari tujuh konser yang diberi judul Shibuya Seven Days, yang diikuti dengan perilisan single baru mereka. Berada di peringkat atas tangga lagu dan dipakai sebagai lagu pembuka animasi Fullmetal Alchemist, READY STEADY GO dijual di bulan Februari 2004. Mengikuti perilisan single berikutnya, L’Arc~en~Ciel kemudian merilis album yang banyak ditunggu-tunggu, SMILE, pada tanggal 31 Maret.
L'Arc~en~Ciel juga melakukan konser yang diberi nama SMILE Tour pada musim panas di tahun tersebut. Di konser itu juga disertakan sisi lain dari L'Arc~en~Ciel, yaitu P'Unk~en~Ciel. Mereka melakukan change member di lagu Milky Way yang di aransemen ulang menjadi lagu punk. Posisi vokal diambil alih oleh Tetsu, Hyde pada gitar, Ken di drum dan Yukihiro bergeser menjadi bass. Di konser ini juga dibawakan lagu mereka Jiyuu e no Shotai (Invitaion to Freedom) yang menjadi single untuk album baru mereka.
Tanggal 31 July 2004 L’Arc~en~Ciel hadir sebagai bintang tamu di hadapan 12,000 orang penonton pada acara konvensi anime Otakon yag diadakan di Baltimore, Maryland. Ini merupakan penampilan pertama band ini di USA. Melihat respons yang luar biasa dari para fans, Tofu Records, label Sony Music Jepang di Amerika menandatangani kontrak dengan band ini di bulan Mei 2005 dan merilis sebuah DVD untuk debut live mereka di Amerika Utara.
Mengikuti dirilisnya beberapa single dan sebuah album baru, AWAKE di 2005, band ini kemudian mengadakan tur Jepang sebelum memulai tur ASIA LIVE 2005, yang membawa band ini ke Seoul di Korea dan Shanghai di Cina. Sebelu kembali ke Tokyo untuk dua pertunjukan utama.
Setelah menutup tur mereka, perhatian para anggota band ini kembali terfokus pada kegiatan kegiatan solo mereka. tetsu merekam beberapa single dan sebuah album dengan Creature Creature. Serta merilis sebuah single atas nama dirinya sendiri. Sementara yukihiro kembali pada acid android dan merilis sebuah single. Kemudian ia beserta acid android menyertai MUCC dalam dua petunjukan di Shanghai. hyde menggubah lagu Glamorous Sky untuk film yang diangkat dari manga NANA dan dinyanyikan oleh Mika Nakashima. Ia juga merilis dua single dan album lain berjudul FAITH, yang membawanya dalam tur panjang di Jepang serta mengadakan pertunjukan di California. Terakhir dalam masa vakum band ini, ken merilis sebuah single solo, Speed.
Pada tanggal 25 November dan 26th, 2006, L'Arc-en-Ciel menggelar dua konser di Tokyo Dome, untuk merayakan ulang tahun mereka ke 15. Berjudul L'Anniversary. Tiket tersebut terjual hanya dalam kurun waktu 2 menit , mengalahkan rekor penjualan tiket mereka sebelumnya.Sebuah jajak pendapat telah dibuat pada website resmi selama seminggu sebelum konser yang mengizinkan para fans untuk memilih lagu yang mereka ingin dengar di acara itu.Konser tersebut kemudian ditampilkan pada saluran WOWOW pada 23 Desember 2006. Dan juga disiarkan pada 8 Februari 2007 di MTV Korea.
L'Arc-en-Ciel kemudian merekam lagu "Shine" yang akan digunakan sebagai lagu pembuka untuk anime yang akan disiarkan di NHK, Guardian of the Spirit.Mereka Menggelar Mata Heart Ni Hi Wo Tsukero 2007 Tour di Jepang.L'Arc-en-Ciel merilis single Seventh Heaven pada 30 Mei 2007, yang menjadi posisi teratas di Oricon charts.Lagu My Heart draws a Dream, yang digunakan dalam iklan mobil Subaru, dirilis 29 Agustus, 2007, dan lagu tersebut langsung menempati tangga teratas pada Oricon charts.Lagu Daybreak's Bell yang dirilis pada 10 Oktober 2007,digunakan sebagai Soundtrack pembuka untuk anime Mobile Suit Gundam 00.dan kembali menduduki peringkat teratas dalam Oricon Charts.Sejak dari 14 November ke 25 Desember 2007, dirilislah Hurry Xmas, bersamaan dengan dua DVD baru yang keluar pada bulan September dan Desember, yang berjudul 15th L'Anniversary Live and Chronicle 3 respectively.Album terbaru mereka Kiss, dirilis pada 21 November 2007, menduduki tangga lagu pertama di posisi nomor satu di Oricon chart.
L'Arc~en~Ciel mengadakan tur yang bernama "Theater of Kiss Tour".yang diselenggarakan pada 22 Desember 2007 sampai 17 Februari 2008.lagu Drink it Down,digunakan sebagai lagu pembuka versi Jepang untuk game PS3/Xbox 360 Devil May Cry 4.telah dirilis sebagai single pada 2 April 2008, dan menduduki tempat teratas di Oricon weekly charts.



























