Newest Post

Archive for 10/01/2010 - 11/01/2010

Bagi saya yang pemula di blog wordpress, cara membuat read more di wordpress merupakan hal yang membingungkan. Karena tidak tahu cara membuat read more di wordpress tersebut, postingan saya panjang-panjang (gak bisa di-split) sehingga blog wordpress saya kurang enak dilihat. Apakah Anda menemui hal sama, yaitu belum tahu cara membuat read more di wordpress? Tenang, jangan panik, sebentar lagi Anda akan tahu cara membuat read more di wordpress.

Bagi yang ahli di blog wordpress, mungkin cara membuat read more ini merupakan hal yang cetek. Atau, mungkin juga ada cara lain yang lebih canggih.

Tapi gak apalah, cara membuat read more di wordpress ini saya jadikan postingan sekaligus tips wordpress pertama saya, siapa tahu saja teman-teman lain belum ada yang tahu bagaimana cara membuat read more di wordpress ini.

Sekedar sharing saja, di bawah ini cara-cara membuat read more di wordpress.

  1. Saat Anda menulis posting di dashboard blog wordpress Anda, letakkan kursor di tulisan yang mau Anda split. Dari gambar di bawah, saya lingkari merah paragraf postingan saya yang akan di-read more (di split).

read-more-1

2. Seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah, klik icon insert more tag yang saya kotaki merah, maka akan muncul garis-garis dengan ujungnya ada kata “more” (lihat yang saya lingkari biru pada gambar di bawah ini).

read-more-2

3. Klik tab HTML, maka postingan anda akan diubah ke kode html. Cari kode html berikut . Lihat yang saya lingkari merah di bawah ini.

read-more-3

4. Tambahkan kata persis di depan kata more (jangan ada spasi) sesuai selera Anda, misalnya keep reading…, lanjutkan membaca, dan lain-lain. Dalam contoh di bawah yang saya lingkari merah, saya menambahkan kata “Baca Selengkapnya…”

read-more-4-bagus

5. Klik Publish (bagi new post) atau update post (bagi postingan yang diedit).

6. Lihat hasilnya dengan mengklik kata visit site. Contoh hasilnya seperti ini.

read-more-5

Begitulah cara membuat read more di wordpress. Mudah kan? Selamat mencoba ya dan semoga setelah Anda tahu cara membuat read more di wordpress, blog wordpress Anda makin menarik.

Cara membuat read more di wordpress

Jumat, 29 Oktober 2010
Posted by moria
Tag :

“Setelah live ini, nggak akan ada live untuk sementara waktu.” Kalimat mengejutkan itu diucapkan Hyde, vokalis laruku, di hadapan puluhan ribu audience konser L’7 Trans Asia’via Paris di Tokyo Dome, awal Juni lalu.

Kabar hiatus yang berhembus pasca pernikahan Tetsu, sang leader, itu terbukti kebenarannya. Sekitar awal Mei, salah satu media cetak Jepang memajang foto hitam putih bertulisan “2011 > Next Live 20th L’Anniversary Live.” Karena belum ada konfirmasi dari laruku, kabar tersebut dianggap angina lalu.

Titik terang mulai terlihat saat Hyde mengumumkannya dalam Hydeist, situs resminya, akhir Mei. “Mulai pekan ini, kami akan memulai live [tur L’7] di Jepang. Saat tur ini berakhir, L’Arc tidak akan mengadakan live lagi untuk sementara. Tapi aku akan senang kalau kalian berpikir bahwa kami akan terbang lebih tinggi lagi.” Tulis Hyde di BBS [bulletin board system] yang hanya bisa diakses member Hydeist itu.

Tokyo dan Osaka, dua kota persinggahan terakhir rangkaian tur L’7, menjadi saksi mundurnya L’Arc untuk sementara. Di penghujung konser, L’Arc menyatakan bahwa mereka belum akan disband. “Sebab, L’Arc adalah culture.” Itulah yang tertulis di giant screen.

Meski menarik diri dari fans, Nyde, Tetsu [basis], Kitamura Ken [gitar], Awaji Yukihiro [drum] akan tetap eksis. “Kami punya beberapa lagu bagus. Jadi kami akan merilisnya. Tunggu saja” kata Hyde di hari kedua konser L’7 di Tokyo, 1 Juni.

Untuk mengobati kesedihan fans sementara mereka vakum, L’Arc sudah menjadwalkan rilis sejumlah item. Pada 27 Agustus, mereka meluncurkan double A-side single NEXUS 4/Shine. NEXUS 4 dicomot Subaru untuk lagu tema iklan produk terbaru mereka, New Legacy. Shine merupakan opening song anime Seirei no Moribito yang tayang April 2007.

Bersamaan dengan single NEXUS 4/Shine, DVD TOUR 2007-2008 Theater of Kiss dilepas ke pasaran. Isinya berupa aksi panggung selama L’Arc mengadakan rangkaian konser Theater of Kiss pada 20 Desember 2007-12 Februari 2008. dua keeping DVD berdurasi 170 menit itu juga memuat dokumentasi off stage mereka. Musim semi tahun depan, L’Arc giliran merilis photo book berisi rangkuman kenangan tur L’7.

Para Cielers, harus bersabar untuk menyaksikan kembali aksi panggung keempat cowok tersebut. Mereka baru akan reuni bila L’Arc berulang tahun ke-20, yaitu pada 2011. “Saat itu kami berencana kembali dengan ‘kapal’ yang lebih besar” ucap Hyde

Ini bukan kali pertama L’Arc vakum. Setelah merilis Real, mereka memutuskan meretas karir solo. Hyde merilis dua album, Roentgen dan 666. Tetsu mengusung bendera Tetsu69 dan meluncurkan album Suite November. Ken membentuk S.O.A.P [Sons of All Pussy] bersama Sakura, mantan drummer L’Arc. Sedangkan Yukihiro mewujudkan impiannya menjadi vokalis bersama band Acid Android.

Selepas rangkaian tur L’7 bukan berarti L’Arc bersantai. Tiap personel memiliki kesibukan sendiri. Seperti..

Hyde, yang lagi-lagi mencuri start. Ia kan kembali berduet dengan KAZ, mantan personel Spin Aqua, setelah sebelumnya mereka pernah berduet mengerjakan album Hyde, Faith. Kali ini mereka berdua mengusung bendera VAMPS.

Tetsu, sang newlywed, mengungkapkan keinginannya menikmati hari-hari setelah pernikahan. “Aku ingin membangun keluarga yang hangat.” tutur suami Sakai Ayana, model sekaligus aktris Jepang yang usianya 16 tahun lebih muda.

Ken, si mantan calon arsitek ini akan terjun sebagai produser. Dia membidani single terbaru band MUCC yang masih belum diberi judul.

Yukihiro, si chocoholic, masih belum memastikan kegiatannya selepas Laruku vakum. Bisa jadi, Yukihiro akan kembali menyeriusi karir bersama Acid Android.
Tag :

VAMPS (myspace)
Osaka - L'Arc en Ciel harus kehilangan sang vokalis. Hyde saat ini sedang sibuk berat dengan band barunya, VAMPS yang baru merilis album dan tur Amerika.

Namun jangan khawatir, Hyde tak meninggalkan L'Arc en Ciel untuk selamanya. Ia hanya akan absen untuk agenda tur VAMPS akan berakhir pada 1 Agustus 2009. Dikutip detikhot dari Activeanime, Kamis (11/6/2009) tur sepanjang tiga setengah minggu yang mencakup 10 pentas itu akan jadi pertunjukan besar.

VAMPS yang hanya digawangi Hyde dan gitaris bernama K.A.Z memang tergolong band baru. Namun dua nama besar tersebut punya pengaruh besar dalam industri musik rock Jepang.

VAMPS merilis album perdananya bertajuk self-titled pada 10 Juni lalu. Namun keduanya telah bekerjasama sejak 2003 saat K.A.Z membantu solo album Hyde.

Keduanya kemudian mencoba menggarap lagu bareng dan menjajal pentas di beberapa tempat. Selama 2 bulan mereka sanggup tampil di 46 pertunjukan. Sejak itulah Hyde merasa klop dengan K.A.Z dan terus bersama hingga kini.

Hyde Tinggalkan L'Arc en Ciel Demi Band Baru

Senin, 11 Oktober 2010
Posted by moria
Tag :

L’Arc~en~Ciel 2007

Jakarta, Sempat cuti dan sibuk bersolo karir band Jepang, L’Arc en Ciel sepertinya mantap untuk terus bersama. Album terbaru mereka pun akan dirilis di Indonesia, 26 November mendatang.

Sementara itu tanggal 21 November album yang diberi tajuk ‘Kiss’ ini sudah akan beredar di Jepang. Album ini jadi album yang paling dinanti setelah 2 tahun 5 bulan lalu mereka merilis ‘Awake’.

“Ini masih L’Arc en Ciel dengan ciri khasnya. Di album ‘Kiss’ ini permainan sampling dan loop makin dominan. Nuansa rock Jepang-nya kental banget,” ujar Widas, staf SonyBMG yang menaungi L’Arc en Ciel di Indonesia kepada detikhot, Rabu (7/11/2007).

Sebagai andalan Hyde (vokal), Tetsu (bass), Ken (gitar) dan Yukihiro (drum) memilih lagu ‘My Heart Draws A Dream’. Spesial untuk di Indonesia, album ini dijual duluan dengan harga yang miring dan bisa diperoleh di situs label mereka.

L’Arc en Ciel telah 2 kali memutuskan untuk cuti sepanjang karir mereka sejak didirikan tahun 1991. Di tahun 2003 mereka kembali dengan menggelar 7 konser besar di Tokyo. Album ‘Ready Steady Go’ di Februari 2004 memantapkan kembalinya mereka.

Di album ke-12 ini mereka juga menyertakan singel Natal yaitu ‘Hurry Xmas’. Album ini boleh dibilang di luar rencana namun L’Arc en Ciel mantap dengan karya mereka.

Selain eksis dengan L’Arc en Ciel, para personelnya membuat gebrakan lewat band P’Unk en Ciel yang beraliran punk. Personelnya masih sama namun serunya mereka bertukar posisi. Hyde memegang gitar, Yuki bermain bass, Ken jadi drummer sementara sang bassis Tetsu malah jadi vokalis. Hingga kini P’unk en Ciel masih eksis.

Source : http://www.detikhot.com/index.php/style.read/tahun/2007/bulan/11/tgl/07/time/075935/idnews/849367/idkanal/228

Tag :

Metode CFOP
CFOP adalah singkatan dari Cross- F2L-OLL-PLL. Ada 4 tahap yang perlu dilalui untuk menyamakan keenam sisi Rubiks cube dari posisi yang paling acak sekalipun. Berikut ulasannya:

1. Cross : Hal pertama yang harus dilakukan untuk menyelesaikan Rubiks cube adalah membuat Cross. Cross adalah tanda silang ( atau tanda + ) pada salah satu sisi warna Rubiks cube. Cross yang benar bisa dilihat di gambar berikut:

Dari gambar Tersebut bisa kita lihat bahwa cross dibuat pada sisi putih. Dari gambar tersebut juga terlihat warna merah dan hijau (serta orange dan biru pada sisi sebaliknya) tergabung dengan center. Untuk membuat cross pada posisi cube teracak murni menggunakan logika dan latihan secara kontinyu. Pada awalnya seseorang pemula memerlukan waktu hingga 1 menit untuk membuat cross. Lambat laun proses ini bisa diturunkan hingga waktu idel 2-3 detik.

2. F2L : merupakan singkatan dari First two Layer atau tahap dimana kita menyelesaikan 2 layer pertama. Dalam metode full friddrich kita membentuk pasangan lalu memasukkannya ke 4 slot yang tersedia untuk menyelesaikan layer 1 dan 2 sekaligus.

Tahap ini memerlukan latihan yang terus menerus. F2L tidak sulit untuk dipelajari, namun tingkat kesulitannya terletak pada bagaimana melakukannya secara cepat. F2L bisa ditekan hingga 8 detik rata rata untuk menyelesaikannya. Bagi yang masih kesulitan belajar F2L bisa menggunakan metode layer by layer untuk menyelesaikan tahap ini.

3. OLL: merupakan singkatan dari ‘Orientating Last Layer’. Segera setelah layer 1 dan 2 selesai, akan terbentuk pola tertentu dan tujuan kita adalah menyamakan warna sehingga ‘top face’ akan memiliki warna yang sama (seringnya warna kuning, jika cross dilakukan pada warna putih dengan skema warna standar). Ada 57 kasus pada OLL yang menyebabkan kita perlu menghafal 57 alogaritma yang berbeda. Waktu eksekusi ideal untuk tahap ini adalah 2-3 detik.

Daftar OLL keseluruhan dapat dilihat pada halaman Berikut. Bagi mereka yang belum mampu menghafal 57 alogaritma sekaligus bisa melakukan OLL dalam 2 tahap (sebagai konsekuensinya waktu akan lebih lambat), yakni membetulkan seluruh edge dan disusul membetulkan seluruh corner. Hal ini dikenal sebagai 2 look OLL. Anda hanya perlu mempelajari 1-2 alogaritma untuk membetulkan orientasi edge dan 7 alogaritma untuk membetulkan orientasi corner. Bagi anda yang berpendapat menghafal 8-9 alogaritma masih terlalu berat, anda dapat melakukannya dalam tiga tahap. Anda hanya perlu menghafal 2 alogaritma. Hal ini disebut sebagai 3 look OLL dan dapat dilihat di halaman berikut.

4. PLL: Merupakan singkatan dari Permutation Last layer. Disini kita saling menukar posisi corner dan edge ke tempat semula. Ada 21 alogartma pada tahap ini yang secara ideal rata rata diseksekusi dalam 2-4 detik.

Bagi anda yang merasa kesulitan menghafal 21 alogaritma bisa melakukannya dalam 2 tahap (dikenal sebagai 2 look PLL) yaitu mengoreksi letak corner disusul edge. (sumber kaskus)


Tips Bermain Rubik 3x3x3 Dengan Cepat

Kamis, 07 Oktober 2010
Posted by moria

Tutorial kali ini menampilkan cara menyelesaikan rubik’s cube dengan metode layer by layer. Dengan menggunakan metode di bawah ini, dan menghafalkan langkah langkahnya, anda bisa menyelesaikannya dalam waktu kurang dari 5 menit, bahkan kurang dari 1 menit jika anda terus berlatih.

Anda dapat menyelesaikan keenam sisi rubik dengan hanya mengikuti gambar-gambar dibawah ini berikut penjelasannya. Namun bagi anda yang ingin sekaligus mempelajari notasi gerak dan alogaritma demi mendapatkan waktu yang lebih cepat, ada bisa membaca penjelasan alogaritma di sampingnya.
















Tutorial kali ini menerangkan cara untuk mengembalikan rubik’s cube 3x3x3 yang sudah teracak, kembali pada posisi semula tanpa menggunakan hal-hal yang berbau mystic hehehe….

Penerapan cara yang paling cepat dengan menggunakan Methode CFOP. Apa itu CFOP?

CFOP adalah singkatan dari Cross- F2L-OLL-PLL. Ada 4 tahap yang perlu dilalui untuk menyamakan keenam sisi Rubiks cube dari posisi yang paling acak sekalipun. Berikut ulasannya:

1. Cross : Hal pertama yang harus dilakukan untuk menyelesaikan Rubiks cube adalah membuat Cross. Cross adalah tanda silang ( atau tanda + ) pada salah satu sisi warna Rubiks cube. Cross yang benar bisa dilihat di gambar berikut:

Dari gambar Tersebut bisa kita lihat bahwa cross dibuat pada sisi putih. Dari gambar tersebut juga terlihat warna merah dan hijau (serta orange dan biru pada sisi sebaliknya) tergabung dengan center. Untuk membuat cross pada posisi cube teracak murni menggunakan logika dan latihan secara kontinyu. Pada awalnya seseorang pemula memerlukan waktu hingga 1 menit untuk membuat cross. Lambat laun proses ini bisa diturunkan hingga waktu idel 2-3 detik. Dalam membuat cross saya biasa menggunakan warna putih dan saya anjurkan untuk membuat cross di layer bawah. Mengapa? Karena hal ini akan mempercepat transisi ke tahap F2L(lebih lanjut tentang F2L pada bagian berikutnya).
Dalam speed solving di kompetisi, akan ada waktu inspeksi 15 detik (kurang) untuk melihat kondisi cube setelah di scramble, sebelum kita mulai solve.
Biasakan latihan dengan cara yang sama, ambil waktu untuk inspeksi, mungkin pada saat pertama kali belajar tidak usah dibatasi waktu, tapi selanjutnya secara perlahan coba dibatasi waktu inspeksinya sampai kurang dari 15 detik.
Gunakan waktu inspeksi untuk planning langkah2 yg diperlukan untuk membuat cross. Biasanya pada saat inspeksi, minimal saya bisa melihat bagaimana bisa memposisikan minimal 3 edge untuk membentuk cross. Tapi akan lebih baik bila kita bisa merencanakan kesuluruhan gerakan untuk membentuk cross waktu inspeksi, bahkan ada beberapa cuber yg mampu melihat pair F2L pertama dan membuat extended cross (cross+pair F2L).
Satu hal lagi yang penting, usahakan bahkan pastikan untuk selalu bisa membentuk cross dalam 8 langkah atau kurang!

2. F2L : merupakan singkatan dari First two Layer atau tahap dimana kita menyelesaikan 2 layer pertama. Dalam metode full friddrich kita membentuk pasangan lalu memasukkannya ke 4 slot yang tersedia untuk menyelesaikan layer 1 dan 2 sekaligus.

Tahap ini memerlukan latihan yang terus menerus. F2L tidak sulit untuk dipelajari, namun tingkat kesulitannya terletak pada bagaimana melakukannya secara cepat. F2L bisa ditekan hingga 8 detik rata rata untuk menyelesaikannya. Bagi yang masih kesulitan belajar F2L bisa menggunakan metode layer by layer untuk menyelesaikan tahap ini.Dalam membuat cross saya biasa menggunakan warna putih dan saya anjurkan untuk membuat cross di layer bawah. Mengapa? Karena hal ini akan mempercepat transisi ke tahap F2L(lebih lanjut tentang F2L pada bagian berikutnya).
Dalam speed solving di kompetisi, akan ada waktu inspeksi 15 detik (kurang) untuk melihat kondisi cube setelah di scramble, sebelum kita mulai solve.
Biasakan latihan dengan cara yang sama, ambil waktu untuk inspeksi, mungkin pada saat pertama kali belajar tidak usah dibatasi waktu, tapi selanjutnya secara perlahan coba dibatasi waktu inspeksinya sampai kurang dari 15 detik.
Gunakan waktu inspeksi untuk planning langkah2 yg diperlukan untuk membuat cross. Biasanya pada saat inspeksi, minimal saya bisa melihat bagaimana bisa memposisikan minimal 3 edge untuk membentuk cross. Tapi akan lebih baik bila kita bisa merencanakan kesuluruhan gerakan untuk membentuk cross waktu inspeksi, bahkan ada beberapa cuber yg mampu melihat pair F2L pertama dan membuat extended cross (cross+pair F2L).
Satu hal lagi yang penting, usahakan bahkan pastikan untuk selalu bisa membentuk cross dalam 8 langkah atau kurang!

3. OLL: merupakan singkatan dari ‘Orientating Last Layer’. Segera setelah layer 1 dan 2 selesai, akan terbentuk pola tertentu dan tujuan kita adalah menyamakan warna sehingga ‘top face’ akan memiliki warna yang sama (seringnya warna kuning, jika cross dilakukan pada warna putih dengan skema warna standar). Ada 57 kasus pada OLL yang menyebabkan kita perlu menghafal 57 alogaritma yang berbeda. Waktu eksekusi ideal untuk tahap ini adalah 2-3 detik.

Daftar OLL keseluruhan dapat dilihat pada halaman Berikut. Bagi mereka yang belum mampu menghafal 57 alogaritma sekaligus bisa melakukan OLL dalam 2 tahap (sebagai konsekuensinya waktu akan lebih lambat), yakni membetulkan seluruh edge dan disusul membetulkan seluruh corner. Hal ini dikenal sebagai 2 look OLL. Anda hanya perlu mempelajari 1-2 alogaritma untuk membetulkan orientasi edge dan 7 alogaritma untuk membetulkan orientasi corner. Bagi anda yang berpendapat menghafal 8-9 alogaritma masih terlalu berat, anda dapat melakukannya dalam tiga tahap. Anda hanya perlu menghafal 2 alogaritma. Hal ini disebut sebagai 3 look OLL dan dapat dilihat di halaman berikut.

4. PLL: Merupakan singkatan dari Permutation Last layer. Disini kita saling menukar posisi corner dan edge ke tempat semula. Ada 21 alogartma pada tahap ini yang secara ideal rata rata diseksekusi dalam 2-4 detik.

Bagi anda yang merasa kesulitan menghafal 21 alogaritma bisa melakukannya dalam 2 tahap (dikenal sebagai 2 look PLL) yaitu mengoreksi letak corner disusul edge. Untuk mempermudah proses belajar di tahap OLL dan PLL kita dapat memakai 2 look OLL dan 2 look PLL, atau dengan kata lain merubah dari yang seharusnya memakai satu algoritma – satu pengenalan/look menjadi memakai dua algoritma – dua pengenalan/look.
Cara ini secara signifikan mengurangi jumlah algoritma yang harus dihafalkan dari total 57+21= 78 Algoritma menjadi hanya sekitar 15 Algoritma, lumayan kan :)

Pada informasi diatas sebenarnya rubik’s cube dapat diselesaikan dengan mudah, tetapi kita perlu menghafal alogaritma yang akan diterangkan nanti sebelumnya kita harus memahami notasi gerak terlebih dahulu. Lebih lengkapnya kita lihat gambar dibawah ini:

Salah satu bakat mendasar yang bisa dimiliki oleh seorang speedcuber adalah bakat menghafal alogaritma. Jujur saja, bakat ini tidak saya miliki. Dalam satu hari saya hanya mampu menghafal 1-2 alogaritma, dan untuk membiasakannya dengan tangan butuh waktu berhari hari. Seberapa cepat seseorang mengalami kemajuan dalam speedcubing juga ditentukan oleh seberapa cepat ia mampu menghafal alogaritma baru. Secara konsep, metode friddich jelas lebih sederhana dari metode layer. Namun friddich dikatakan lebih sulit karena ada lebih dari seratus alogaritma yang perlu dihafal untuk benar benar menguasainya. Shotaro Makisumi dikenal selain tangannya yang cepat, juga kemampuannya menghafal alogaritma. Salam satu metode menghafalnya adalah dengan melafalkan alogaritma dengan sebelumnya mengubahnya menjadi semacam kata dalam bahasa jepang. Karena kita berada di Indonesia, sistem macky agak susah untuk secara mentah mentah kita adopsi, sehingga dalam tulisan kali ini, ada beberapa penyesuaian. Anda juga bisa memodifikasi metode konversi dibawah ini sehingga sesuai dengan selera anda.

Pada prinsipnya, tekhnik ini adalah merubah huruf dan simbol dengan susunan vokal yang bisa dilafalkan. Misal merubah notasi R menjadi Ra dan R’ menjadi Ri, L menjadi La dan L; menjadi Li, dan sebagainya.

Konversi tersebut pada prinsipnya menambah semua notasi standar dengan huruf a, menambah notasi counter clockwise dengan i, dan sebagainya. Khusus untuk notasi U, mengingat dengan aturan tersebut menjadi Ua dan Ui, maka untuk mempermudah dirubah menjadi wa dan wi. Dengan aturan tersebut, contoh yang bisa diambil adalah sebagai berikut:

Permutasi T = R U R’ U’ R’ F R2 U’ R’ U’ R U R’ F’ dirubah menjadi = Rawariwirifarowiriwirawarifi = Rawariwi Rifarowi Riwira Warifi

Contoh lain = R U’ R’ U R’2 y R U R’ U’ F’ d R’2 F R F’ =>> RawarièRawiriwaroiyarawariwifideroifarafa waroiyarawa riwifi deroifarafa

Yakin, dengan pelafalan seperti itu, mengingat alogaritma menjadi agak tidak menyakitkan.

Setelah notasi gerak sudah bisa dipahami kita lanjut ke methode layer by layer,

pada Tutorial menyelesaikan rubik’s cube (3x3x3) part 2.

// Copyright © MONE - Zone: 10/01/2010 - 11/01/2010//Powered by Blogger//