Newest Post

// Posted by :moria // On :Rabu, 25 Agustus 2010

Fenomena baru yang sedang ada di Indonesia adalah adanya fenomena tentang bahasan adanya otak tengah untuk usia anak lima hingga lima belas tahun.
Bahasan otak kanan untuk Indonesia memang relatif baru, tetapi di Jepang Sudah 40-an tahun lalu aktivitas otah tengah ini dibahas dan saat ini telah teruji. Sementara di Malaysia baru lima tahunan, di Malaysia bahkan pemerintah merespon positif terutama terkait dengan pendidikan anak-anak.
Apa itu otak tengah? Merupakan aktivitas otok yang secara instan menjadikan anak anak anda genius dan “cerdas”. Ini berbeda dengan pembahasan otak kanan dan otak kiri yang sudah kita kenal selama ini. Otak kanan, dikenal memiliki peran pada logika, pembelajaran bahasa, angka, tulisan, dan hitungan. Sedangkan otak kanan berperan pada daya kreativitas, imajinasi, dan lainnya.
Otak tengah (mesencephalon) dikenalkan sebagai fungsi sebagai jembatan penghubung antara otak kanan dan otak kiri. Termasuk berfungsi sebagai keseimbangan.
Otak tengah juga diyakini sebagai perkembangan pertama dalam pertumbhan janin, otak ini merupakan bagian kecil dari otak yang berfungsi seperti stasiun relai untuk informasi pendengaran dan penglihatan, termasuk berperan untuk meningkatkan kemampuan mengasihi orang lain.
Otak tengah juga saja bisa diaktifkan secara ‘manual’, tapi juga aktif secara alami. Ada sebutan untuk otak tengah yang bisa berfungsi secara alami dengan sebutan orang-orang dengan kemampuan luar biasa. Seperti terjadi pada tunanetra yang bisa “melihat” dengan indera selain mata.
Sementara ada cara pengaktifan otak tengah yang dilakukan oleh GMC (Genius Mind Consultancy) dengan komputerisasi melalui etode bermain, dan mendengarkan suara. Pada pengujian ini meyakini keberhasilan pengaktifan hingga 90%.
Kaitan dengan pengujian itu, sebenarnya penelitian tentang otak tengah sudah menjadi ranah penelitian medis kedokteran. Penelitian otak tengah berhubungan dengan frekwensi gelombang otak (alpha hingga tetha) yang dikenal bisa mengkondisikan tubuh manusia menjadi rileks dan nyaman.

Dalam buku yang ditulis Hartono ini, sang penulis menyebutkan bila otak tengah telah diaktifkan, daya kosentrasi akan meningkat, kemampuan fisik dalam olahraga akan berkembang, otak kanan dan otak kiri bisa seimbang, adanya keseimbanag hormon, serta daya inuisi meningkat. Kaitan manfaat umum berkenaan dengan mentak anal, maka manfaat secara umum bagi anak yang hiperaktif akan menjadi lebih tenang. Kebalikannya anak yang diam akan menjadi lebih aktif.
Namun demikian, setiap efek yang ditimbulkan adalah berbeda, atau tidak dapat disamakan. Ada yang dominan dengan intuisi. Misalnya bisa memprediksikan kejadian masa mendatang, membaca warna dengan mata tertutup, dan sebagainya.
Pengaktifan otah tengah ini juga akan menimulkan efek ‘ajaib’, yaitu sebagai contoh bisa mendeteksi penyakit menerima sinyal firast, menbak kartu, mewarnai tanpa melihat, dan sebagainya. Yang perlu digaris bawahi bahwa efek ini tidak dimaksudkan agar anak menjadi pesulap atau cenayang. Tetapi lebih pada untuk melatih otak tengah yang telah diaktifkan agar tidak tidur lagi.
Selanjutnya yang kita temui dalam buku ini adalah, kita belum menemukan mengapa otak tengah tidak diaktifkan saat usia anak 0 - 5 tahun atau di atas usia 15 tahun. Ini belum dijelaskan secara rinci. Sang penulis mengatakan, sangat mungkin setelah usia 15 tahun, otak tengah akan sulit diaktifkan.
Pemaparan lain yang tidak ditemui dalam buku ini adalah bagaimana cara mengaktifkan otak tengah secara khusus dan detail untuk mendapatkan gambaran yang lebih rinci. Tetapi ketidak ada pembahasan yang lebih rinci itu, Hartono menutupi dengan menyertakan video yang berupa audiovisual yang disertakan dalam bukunya, serta alamat-alamat situs (website) sebagai pendukung informasi buku ini.
Kelebihan dan kekurangan buku ini, terpenting adalah sebagai sebuah buku yang menambah kasanah pengetahuan terutama yang bersinggungan dengan dunia pendidikan dan perkembangan kecerdasan anak.

Leave a Reply

Silahkan Bersuara

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

// Copyright © MONE - Zone: Dahsyatnya Otak Tengah//Powered by Blogger//