Newest Post
Persia merupakan kerajaan penakluk yang amat besar yang diperintah oleh seorang Raja bernama Sharaman dan saudaranya yang bernama Nazim. Sharaman memiliki 2 putra bernama Tus dan Garsiv. Suatu hari, Sang Raja dan Saudaranya berjalan-jalan di pasar negeri Persia dan berjumpa dengan seorang anak kecil yatim piatu yang ketahuan mencuri dan berusaha kabur dari kejaran para pengawal kerajaan. Anehnya, Sang Raja malah tertarik dengan anak kecil itu dan mengangkatnya sebagai anak sang Raja.
Anak kecil itu bernama Dastan.
Beberapa tahun kemudian, ketiga pangeran Persia telah dewasa. Sang Raja selalu bercerita kepada para Pangeran bahwa persaudaraan amat sangat penting dan persaudaraan lah yang mempertahankan kerajaan Persia sampai sekarang ini. Cerita favorit Sang Raja adalah bahwa ketika ia kecil dulu, Nazim pernah menyelamatkan ia dari terkaman seekor macan buas ketika mereka sedang berburu.
Suatu hari, terdengar isu dari Nazim bahwa suatu kerajaan bernama Alamut sedang membuat senjata rahasia untuk menaklukkan Persia. Kebetulan saat itu Sang Raja lagi tidak di tempat jadi untuk sementara tigas kepemimpinan berada di tangan Pangeran yang tertua, Tus. Tus lalu menyusun rencana untuk menyerang Alamut dan disambut dengan sukacita oleh Pangeran yang lain.
Dengan kecerdikan Dastan, pasukan Persia berhasil menembus pertahanan Alamut, dan ternyata, mereka tidak menemukan senjata atau apapun yang mirip-mirip senjata di Alamut. Mereka bertemu dengan putri Alamut bernama Putri Tamina yang cantik... dan marah karena Persia menyerang kerajaan Alamut.
Dastan menemukan sebuah belati indah yang memiliki permata di ujung pegangannya. Karena sangat indah, Dastan lalu menyimpan belati tersebut.
Sebagai permintaan maaf, Pangeran Tus lalu berencana ingin mempersatukan Alamut dengan Persia melalui suatu acara pernikahan. Dastan, sebagai penakluk Alamut, dinikahkan dengan Putri Tamina. Tetapi di malam itu terajdi suatu bencana. Sang Raja Persia tiba-tiba meninggal karena memakai jubah dari kerajaan Alamut. Dastan dituduh sebagai pelaku pembunuhan karena memberikan jubah tersebut kepada Sang Raja.
Tentu saja bukan Dastan yang membunuh Sang Raja. Ia sangat menyayangi Sang Raja yang telah dianggap sebagai ayahnya sendiri. Tidak punya pilihan lain, akhirnya Dastan memilih kabur bersama Putri Tamina.
Selama perjalanan bersama Putri Tamina, akhirnya Dastan menyadari bahwa belati tersebut ternyata adalah Dagger of Time, sebuah belati yang dapat memutarbalikkan waktu jika permatanya ditekan dan menjatuhkan pasir yang ada di dalamnya. Pasir tersebut bukanlah pasir sembarangan, itu adalah sands of time, pasir yang memiliki kekuatan memutarbalikkan waktu. Putri dari Kerajaan Alamut telah turun-temurun ditugaskan untuk melindungi belati ini.
SPOILER ALERT!!
Dastan menyadari bahwa sebenarnya belati inilah yang dianggap senjata, dan diincar oleh Nazim. Dastan juga menyadari bahwa Nazim ingin menggunakan belati ini untuk kembali ke masa lalu, selanjutnya ia akan membiarkan Sang Raja Persia tewas diterkam macan sehingga akhirnya ia akan diangkat menjadi Raja, dan ketiga pangeran tidak akan pernah dilahirkan!!
Selanjutnya cerita film ini difokuskan seputar perjalanan Pangeran Dastan bersama Putri Tamina untuk membawa belati tersebut ke tempat penyimpanannya yang aman.
Saat menonton film ini, Saya benar-benar menikmati setting yang disajikan. Kemegahan Persia dan Alamut, padang pasir beserta badai pasirnya, yang paling lucu adalah balap burung Unta (Saya baru tahu bahwa burung unta bisa digunakan untuk balapan:D). Musik yang disajikan juga enak didengar dan memiliki nuansa Arabian atau timur tengah.
Jake Gylenhaal cukup berhasil memerankan Pangeran Dastan yang kuat sekaligus kocak dan pintar. Gemma Artenton sebagai Putri Tamina yang cantik (yang hobi banget berbohong ama Dastan dan suka ngomel-ngomel ampe membuat Dastan sebal) juga mampu menarik perhatian. Ben Kingsley juga berhasil memainkan peran sebagai Nazim, Saudara Raja yang ternyata menyimpan kebencian kepada saudaranya sendiri.
